Skip to main content

Kenapa Memilih Saham BUMN?

Sesuai judulnya... Perusahaan-perusahaan yang listing di bursa saham Indonesia terdapat beberapa perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) atau perusahaan yang saham Mayoritas dimiliki oleh negara Indonesia. Beberapa BUMN yang listing dibursa diantaranya :

1. Perusahaan Gas Negara (PGAS)
2. Jasa Marga (JSMR)
3. Waskita Karya (WSKT)
4. Wijaya Karya (WIKA)
5. Wika Beton (WTON)
6. Waskita Beton Precast (WBAP)
7. Bank Mandiri (BMRI)
8. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
9. Bank Nasional Indonesia (BBNI)
10. Bank Tabungan Negara (BBTN)
11. PT Pembangunan Perumahan (PTPP)
12. PP Properti (PPRO)
13. Aneka Tambang (ANTM)
14. Semen Indonesia (SMGR)
15. Semen Baturaja (SMBR)
16. Tambang Bukit Asam (PTBA)
17. Kimia Farma (KAEF)
18. Indofarma (INAF)


Memilih BUMN sebagai tempat investasi memiliki beberapa Kelebihan:

1. Mayoritas Saham Milik Pemerintah
    Ini adalah alasan utama, kenapa...??? karena perusahaan BUMN akan mendapat jaminan prioritas dari negara, contohnya adalah proyek jalan Tol oleh JSMR (Detail Proyek Jasa Marga) disektor pembangunan jalan Tol, ada 2 perusahaan yang cukup kredible yakni Citra Marga Nursa Pahala (CMNP) dan Meta Infrastruktur (META), Tapi, JSMR selalu menjadi pilihan utama pemerintah, Nah..!! jaminan-jaminan ini yang akan membuat PENDAPATAN PERUSAHAAN AKAN TERUS BERTUMBUH sehingga HARGA SAHAM akan terus Meningkat seiring Peningkatan Laba Perusahaan. Contoh lainnya adalah bagaimana suku bunga diturunkan yang menguntungkan BBTN dalam mendapatkan pendapatan dari KPR untuk mendongkrak pembelian/investasi masyarakat mempunyai rumah, selain itu tentunya penurunan suku bunga akan menguntungkan Bank BUMN terlebih dahulu, contoh kasus lainnya adalah tax amnesia Amnesty, dimana Bank BUMN menjadi penerima pertama dana repatriasi (Daftar Bank Penerima Dana Repatriasi), apa dampaknya??? seperti yang diberitakan oleh Bareksa berikut Saham Bank Penerima Repatriasi Naik

2. Kucuran Dana Pemerintah - PMN (Penyertaan Modal Negara)
    Tidak bisa dipungkiri salah satu jaminan saham perusahaan BUMN adalah adanya PMN dari pemerintah, kucuran dana PMN dari pemerintah meningkatkan CASH Perusahaan untuk tambahan modal operasi, walaupun beberapa BUMN tertentu yang mendapatkannya (Khususnya BUMN infrastruktur). Untuk info PMN lebih detailnya bisa klik disini.

3.  Saham yang Likuiditasnya Baik
     Saham perusahaan BUMN pastinya memiliki likuiditas yang baik sehingga investor tidak kesulitan menjual sahamnya apabila sewaktu-waktu membutuhkan dana. Dari 18 BUMN yang listing kebanyakan masuk dalam LQ 45 (LQ 45 adalah 45 saham dengan tingkat likuiditas pergerakan harga saham yang tinggi perhari) contohnya yang paling likuid adalah saham-saham sektor bank, rata-rata diperdagangkan 14- 20 miliar/hari seperti BMRI, BBRI dan BBNI.

4. Kemampuan Mencetak Laba
    Seperti yang dibahas di alasan ke dua, rata-rata BUMN memiliki ROE yang cukup baik, diantara 16 BUMN yang diterdaftar di bursa ANTM dan INAF yang kinerjanya kurang cemerlang. Untuk ANTM sendiri semenjak tahun 2014 mengalami penurunan ROE dan sempat mengalami kerugian. Tapi..... Walaupun sempat merugi, kas ANTM cukup Terjaga. Rata-rata ROE perusahaan BUMN berkisar 10-25 %, untuk BUMN yang paling baik ROE nya adalah PTPP, PTBA, SMGR, PPRO, JSMR, PGAS yang berhasil mencetak ROE > 15% dan lainnya cukup baik.

5. Deviden  
    Beberapa BUMN seperti PTBA, SMGR, BMRI, BBRI, BBNI, BBTN, PGAS dan JSMR rutin membagikan deviden, ini menjadikan BUMN menarik dimana harga saham yang likuid serta deviden yang baik dan rutin setiap tahunnya membuat investor memburu saham-saham BUMN saat terjadi penurunan harga.

6. Hutang (DER) yang Terjaga
    Investor sering merasa was-was ketika perusahaan memiliki hutang yang besar, contohnya adalah saham BUMI, saham BUMI cukup membuat banyak investor menjadi anti dengan perusahaan dengan DER yang tinggi (penulis mengkategorikan DER>2, kategori tinggi). Untungnya emitan BUMN memiliki rasio hutang yang terjaga dengan DER<2, jadi cukup aman bagi investor untuk berinvestasi di saham ini.

Tapi..... di balik banyaknya keuntungan yang ditawarkan , BUKAN BERARTI BUMN TANPA KEKURANGAN, Beberapa KEKURANGAN tersebut yaknik:

1.Berita BUMN yang cukup buruk,
  Tidak jarang news yang berhembus membuat HARGA SAHAM BUMN Jatuh cukup dalam!! Contohnya adalah PGAS, seperti news berikut Merger PGN dan Pertagas, news yang membuat ketidak pastian ini berhasil menjungkal harga saham PGAS dari 3000 menjadi level terendah tahun 2016 di Kisaran 2200, walaupun fundamental perusahaan masih tergolong cukup bagus.

2. Menajemen
    Tidak bisa dpungkiri di negeri Indonesia tercinta, beberapa BUMN bisa dikatakan belum layak invest untuk jangka panjang, KENAPA!!!? Contohnya saja perusahaan Aneka Tambang (ANTM), walaupun perusahaan yang besar dan memiliki resources yang memadai, tetapi kinerja menajemen belum mampu membuat Laporan Keuangan ANTM ciamik, sepanjang 2014-2015 kinerja ANTM mengalami kerugian, pada 2016 Q1 dan Q2, kinerja ANTM kembali membaik, walaupun laba bersih belum mampu menyamai tahun 2012-2013. Tercatat ROE ANTM tercatat 0,3x. Selain ANTM, beberapa perusahaan yang menurut penulis belum memiliki menajemen yang baik adalah KRAS dan ADHI, walaupun banyak proyek pemerintah di Era Pak Jokowi yang strategis, tetapi perusahaan belum mampu memaksimalkan peluang yang ada. Contoh lainnya adalah Indofarma (INAF), walaupun harga sahamnya dikerek naik dari 200 menjadi 4000 (2000%) tetap saja LK INAF masih mengalami minus, So!? Kenapa harganya bisa naik? Salah satu penyebabnya adalah pembelian saham oleh salah satu perusahaan pemegang saham mayoritas di INAF.



Sekian tulisan dari penulis semoga bermanfaat.
Ctt: Bukan ajakan untuk membeli, segala resiko kembali kepada masing-masing investor

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Analisis Fundamental Petrosea Tbk

PT Petrosea adalah perusahaan Pertambangan, Rekayasa dan Konstruksi Nasional Indonesia dengan Kemampuan Internasional. Dengan lebih dari 42 tahun pengalaman dalam Pertambangan, Rekayasa dan Konstruksi, dan Offshore Services Base, Petrosea diakui sebagai salah satu kontraktor terkemuka di Indonesia.

Visi: Menjadi salah satu perusahaan terkemuka yang menyediakan jasa disektor pertambangan, Minyak & Gas serta infrastruktur di asia tenggara.

Misi: Menyediakan solusi yang inovatif disektor pertambangan, Minyak dan Gas serta infrastruktur untuk menciptakan kepuasan bagi seluruh klien dan pemangku kegiatan.



Pemegang saham Petrosea saat ini adalah:

Indika Energy    69.801%
Lo Kheng Hong 11.437%
Masyarakat        18.762%

Penulis berinvestasi di saham Petrosea (PTRO) sejak tahun 2016 (Portofolio November 2016), sejujurnya anak usaha Indika Energy (INDY) ini sudah penulis pantau sejak akhir tahun 2015 silam, ketika harganya masih 220an. Namun penulis belum memutuskan investasi di PTRO dikarenakan v…

Portofolio Oktober 2017

Seperti biasa laporan Bulanan akan saya tulis di blog saya, sebagai pengingat keputusan apa saja yang telah saya lakukan dalam berinvestasi.
Kinerja Portofolio saya cukup membaik, ditopang oleh penguatan harga saham MBSS. Walaupun secara overall masih mengalami rugi disebabkan penurunan harga saham LPPF, TOTL dan AISA. Berikut hasil kinerja portofolio saya per tanggal 28 Oktober 2017:
NAMA AVERAGE LAST % AISA 1555 980 (37.0) BNLI 658 650 (1.2) LPPF 10.600 8600 (18.9) MBSS 391 570 45.4 TOTL 765 695 (8.9) (X) = Sedang dalam keadaan penurunan / rugi


Berikut ulasan untuk portofolio saham saya saat ini :
1. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)

Pertengahan bulan ini, saya menemani orang tua berbelanja bulanan. Saya melihat beberapa beras yang dilabeli tulisan "Beras HET". Uniknya bagi saya adalah tidak hanya beras Maknyus yang

MBSS : Waiting Moment

Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) adalah penyedia solusi logistik dan trasnportasi laut terpadu untuk bahan curah yang terkemuka di Indonesia, secara khusus batubara. memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman dalam bidang usaha ini, MBSS dikenal memiliki reputasi pelayanan dengan kualitas tinggi dan dapat diandalkan. MBSS terutama melayani tambang-tambang batubara terbesar di Indonesia

VISI: Menjadi perusahaan tingkat dunia dalam menyediakan solusi bagi layanan logistik laut dan transshipment yang diakui oleh standarisasi yang tinggi dari menajemen keselamatan, keandalan dan keunggulan operasional.

MISI: Menyediakan solusi yang berkualitas tinggi untuk logistik laut dan transshipment untuk batubara dan barang-barang curah lainnya termasuk minyak dan gas.


Penulis membeli MBSS pada Desember 2016 (Tercatat : Portofolio Des 2016), pada portofolio tersebut, MBSS sebenarnya penulis beli sebagai pengganti SOCI, kenapa SOCI dijual? sudah penulis jelaskan di artikel penulis tersebut, So... Let…