Skip to main content

Portofolio Desember 2016

Per tanggal 7 Desember 2016, Penulis mengupdate portofolio :

Nama Perusahaan
Average
Last
%
CPIN
3460 
3120 
 -9,8
ICBP
 8600
8675 
0,9 
PTRO
687
760
10,6 
MBSS
 304
314 
3,2 
TOTL
 783
770 
-1,8 

Jika diperhatikan (klik : Portofolio November 2016) , memang mengalami perubahan yang signifikan. Beberapa perusahaan yang penulis jual kepemilikan sahamnya adalah BJBR, TOTO dan SOCI. 

Kenapa dijual..??

Berikut penjelasan penulis terhadap keputusan penjualan saham perusahaan :

1. Bank Jawa Barat (BJBR)    Penulis memahami diantara sekian perusahaan bank pada sektor bank, BJBR merupakan salah satu bank dengan kinerja yang sangat baik, BJBR tercatat masuk kedalam bank buku III bersama Bank Danamon (BDMN), Nisp OCBC (NISP), Bank Bukopin (BBKP) dan bank lainnya sehingga sulit membandingkan dengan Bank Buku IV seperti BBCA, BMRI, BBNI dan BBRI. (Berita : Kinerja BJBR Q3 2016), Kesimpulannya  : Penulis melakukan aksi profit taking pada harga 1495 (24/11/2016), sekalipun pada tanggal 7 Desember 2016, BJBR ditutup pada harga 2700. Penulis mengaku puas karena pertama kali penulis membeli saham BJBR yakni pada harga 860 dan melakukan average hingga 1492. So!! Akankah penulis masuk kembali ke BJBR?? Hmm... untuk masuk di kisaran 850 mungkin butuh waktu yang lama mengingat kinerja BUMD ini sangat baik dalam 2 tahun terakhir  (Sekedar info : BJBR pada close 2700, menyamai/lebih tinnggi secara PER dan PBV dari bank lainnya seperti BBCA, BMRI, BBRI dan BBNI).

2. TOTO (Surya TOTO Indonesia)    Cutloss!! Yep.. Penulis mengakui bahwa tergiur dengan deviden perusahaan pada 2 Desember kemaren (klik : Deviden TOTO 2016), inilah yang harus penulis tanggung, yakni mengalami kerugian. Mungkin Investor sekalian memikirkan, kalo belum untung kenapa dijual?? Penulis melihat peluang lain pada saham MBSS dan SMSM yang dihargai murah. Ini dijadikan pembelajaran berharga bagi penulis yang baru berkecimpung di bursa (sejak November 2015 Silam).

3 Soechi Lines (SOCI)   Sebelum penulis memberikan alasan penjualan, kita review dulu alasan penulis membeli. SOCI adalah perusahaan yang sangat menjanjikan (dan tetap menjanjikan) dimana kontrak SOCI 75% berasal dari PT. PERTAMINA (Persero) dan sisanya dari Galangan Kapal dan angkutan lainnya. SOCI merupakan satu-satunya kapal Indonesia dengan kapasitas 100.000 Dwt. SOCI juga pemimpin pasar dalam angkutan Minyak selain WINS. Kontrak dari PERTAMINA adalah mengantarkan minyak (BBM) ke daerah, bisnis ini pastinya jangka panjang dan sebenarnya tidak ada dampak langsung dari penurunan harga minyak kepada SOCI karena PERTAMINA tidak akan menstop distribusi minya karena harga minyak jatuh ( PERTAMINA adalah perusahaan pengolahan/refinery, bukan pengeboran) dan Galangan Kapal yang juga sudah beroperasi juga memiliki siklus, dimana kapal-kapal wajib melakukan docking 5 tahun sekali. Pada akhir 2015 SOCI melakukan pembelian kapal baru dan menjual kapal lama dengan alasan peremajaan unit (klik : Kapal Baru SOCI), Jika diperhatikan LK SOCI sepanjang 2016, mengalami penurunan hal ini disebabkan kerugian kurs, but! Perusahaan telah mengganti menjadi kurs Dollar untuk mengurangi kerugian kurs pada 2016 ini, So kinerja LK SOCI kedepannya bakal baik kembali. Kembali kepertanyaan awal, "KENAPA DIJUAL?" Pada portofolio penulis terdapat MBSS, walaupun MBSS bukan pemimpin pasar, penulis melihat cashflow, current asset dan liabilitas MBSS yang terjaga. Ini menjadi pertimbangan penulis dalam melakukan swithcing, kesalahan penulis adalah menyadari hal ini setelah harga sahamnya turun. But!! kedua perusahaan ini layak invest kok bagi penulis, melihat demand dan supply minyak, Investasi di bidang komoditas sekiranya membutuhkan 3-4 Tahun (Siklus batubara dan minyak kurang lebih 5 Tahun kenaikan dan penurunan).

Untuk Portofolio Des 2016, berikut analisanya :

1. Cahroen Pokhpand Indonesia Tbk (CPIN)    
    Kinerja perusahaan masih Ok,penurunan harga saham CPIN disebabkan oleh sentimen dollar yang menguat terhadap rupiah. Tapi ini adalah kesempatan bagi investor untuk melakukan pembelian terhadap saham CPIN. Penulis sendiri menunggu dana segar (Maklum Penulis masih duduk dibangku kuliah Semster 7). Kesimpulannya : BUY!BUY!!BUY!!!, kapan menjual saham CPIN, selama 5 tahun terakhir kinerja menajemen dan pertumbuhan cukup baik, penulis belum mempertimbangkan penjualan saham CPIN.

3. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)    
    Perusahaan Indomie ini ikut terimbas sentimen dollar menguat, perlu diketahui bahan baku Indomie adalah tepung gandum yang diimport sehingga ICBP dijual oleh Panic investor. Penulis sendiri akan melakukan pembelian saham ICBP pada kisaran harga 7000-8300. "Let's keep the Bluechip!"

4. Petrosea Tbk (PTRO)    Menunggu, menunggu harga komoditas batubara stabil, mungkinkah stabil?? Ya, demand batubara untuk domestik sudah cukup menjadi sentimen positif untuk 2017, Apabila harga batubara pada 2017 beriksar 70-80, Maka dipastikan kinerja PTRO akan membaik.

5. Total Bangun Persada Tbk (TOTL)    
     Perusahaan Pembangunan Apartemen dan gedung ini masih on the track, sehingga tinggal menunggu waktu market property Indonesia kembali untuk menikmati harga saham yang naik.

6. Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS)
    MBSS adalah anak usaha Indika Energy, dalam jasa perkapalan batubara. MBSS dan PTRO memang masih mengalami kerugian tapi perlu diperhatikan cashflow perusahaan masih cukup terjaga dan tidak perlu dikhawatirkan. Berdasarkan Publick Expose (PUBEX) 2016,Perusahaan optimis demand batubara akan meningkat baik domestik maupun global yang akan meningkatkan kinerja perusahaaan. MBSS juga berencana masuk ke usaha transport MIGAS, so lets follow the story.

Comments

Popular posts from this blog

Analisis Fundamental Petrosea Tbk

PT Petrosea adalah perusahaan Pertambangan, Rekayasa dan Konstruksi Nasional Indonesia dengan Kemampuan Internasional. Dengan lebih dari 42 tahun pengalaman dalam Pertambangan, Rekayasa dan Konstruksi, dan Offshore Services Base, Petrosea diakui sebagai salah satu kontraktor terkemuka di Indonesia.

Visi: Menjadi salah satu perusahaan terkemuka yang menyediakan jasa disektor pertambangan, Minyak & Gas serta infrastruktur di asia tenggara.

Misi: Menyediakan solusi yang inovatif disektor pertambangan, Minyak dan Gas serta infrastruktur untuk menciptakan kepuasan bagi seluruh klien dan pemangku kegiatan.



Pemegang saham Petrosea saat ini adalah:

Indika Energy    69.801%
Lo Kheng Hong 11.437%
Masyarakat        18.762%

Penulis berinvestasi di saham Petrosea (PTRO) sejak tahun 2016 (Portofolio November 2016), sejujurnya anak usaha Indika Energy (INDY) ini sudah penulis pantau sejak akhir tahun 2015 silam, ketika harganya masih 220an. Namun penulis belum memutuskan investasi di PTRO dikarenakan v…

Portofolio Oktober 2017

Seperti biasa laporan Bulanan akan saya tulis di blog saya, sebagai pengingat keputusan apa saja yang telah saya lakukan dalam berinvestasi.
Kinerja Portofolio saya cukup membaik, ditopang oleh penguatan harga saham MBSS. Walaupun secara overall masih mengalami rugi disebabkan penurunan harga saham LPPF, TOTL dan AISA. Berikut hasil kinerja portofolio saya per tanggal 28 Oktober 2017:
NAMA AVERAGE LAST % AISA 1555 980 (37.0) BNLI 658 650 (1.2) LPPF 10.600 8600 (18.9) MBSS 391 570 45.4 TOTL 765 695 (8.9) (X) = Sedang dalam keadaan penurunan / rugi


Berikut ulasan untuk portofolio saham saya saat ini :
1. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)

Pertengahan bulan ini, saya menemani orang tua berbelanja bulanan. Saya melihat beberapa beras yang dilabeli tulisan "Beras HET". Uniknya bagi saya adalah tidak hanya beras Maknyus yang

MBSS : Waiting Moment

Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) adalah penyedia solusi logistik dan trasnportasi laut terpadu untuk bahan curah yang terkemuka di Indonesia, secara khusus batubara. memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman dalam bidang usaha ini, MBSS dikenal memiliki reputasi pelayanan dengan kualitas tinggi dan dapat diandalkan. MBSS terutama melayani tambang-tambang batubara terbesar di Indonesia

VISI: Menjadi perusahaan tingkat dunia dalam menyediakan solusi bagi layanan logistik laut dan transshipment yang diakui oleh standarisasi yang tinggi dari menajemen keselamatan, keandalan dan keunggulan operasional.

MISI: Menyediakan solusi yang berkualitas tinggi untuk logistik laut dan transshipment untuk batubara dan barang-barang curah lainnya termasuk minyak dan gas.


Penulis membeli MBSS pada Desember 2016 (Tercatat : Portofolio Des 2016), pada portofolio tersebut, MBSS sebenarnya penulis beli sebagai pengganti SOCI, kenapa SOCI dijual? sudah penulis jelaskan di artikel penulis tersebut, So... Let…