Skip to main content

Strategi Investasi Saham 2017

Berbeda tahun, berbeda juga strateginya.
Strategi penulis pada tahun 2016 adalah AA (Aways Average), jika memiliki dana segar maka penulis tidak segan untuk melakukan average walaupun saham dalam keadaan rugi atau untung tipis. Average saham dillakukan terhadap saham yang rugi diatas 5% dan sudah untung diatas 10%. Strategi ini berhasil mempertahankan portofolio penulis -1,1%, kenapa penulis katakan "berhasil"? Hal ini disebabkan mayoritas saham penulis dibeli secara terus (average) pada saat harga saham sideway sehingga mendekati harga terakhirnya dan mengalami penurunan besar-besaran pada Desember 2016. 

Berikut portofolio penulis per 3 Januari 2017

Nama Perusahaan
Average
Last
%
 BNLI
 575
555 
-3,5 
 CPIN
3368 
3090 
-8,3 
 ICBP
8600 
8575 
-0,3 
 MBSS
 304
318 
4,3 
 PTRO
 687
720 
4,8 
 SMSM
 982
980 
-0,3 
 TOTL
 781
765 
-2,1 

Jika dibandingkan dengan Portofolio Saham Desember 2016, terdapat penambahan saham BNLI dan SMSM, penulis melakukan pembelian terhadap saham-saham tersebut dikarenakan harga saham mereka sudah cukup murah. Untuk BNLI jika di cek laporan keuangannya (LK III 2016 BNLI) maka dapat dilihat perusahaan sedang mengalami kerugian. Lalu, kenapa dibeli? Penulis melihat kerugian ini disebabkan pencadangan yang dilakukan perusahaan yang lebih besar ketimbang net incomenya. Pencadangan ini memang disebabkan antisipasi terhadap kredit macet oleh perusahaan yang dibiayai oleh Bank Permata. Dalam beberapa pembicaraan dengan profesi akuntan yang sudah bekerja 20 tahun di bank, Beliau melihat pencadangan ini dari 2 arah, 1. BNLI kurang selektif dalam memberikan kredit 2. Pencadangan ini sebagai respon yang positif. Bagi penulis sendiri, langkah BNLI ini cukup baik dan kinerja manajemen dapat dikatakan cukup baik sekalipun isu pada 2016 seperti penjualan oleh Standart Chartered (mayoritas pemegang saham BNLI adalah StanChart dan Astra Internasional).

STRATEGI 2017

Penulis menggunakan strategi Stay Cash & Average (SCA), untuk saham-saham yang sudah mengalami keuntungan seperti PTRO dan MBSS, penulis merasa dapat dikatakan belum mencapai titik maksimalnya dikarenakan harga batubara yang belum mencapai titik stabilnya. Jika diperhatikan sepanjang 2016 PTRO dan MBSS sedang mengalami kerugian dikarenakan harga batubara yang anjlok, tapi harga sahamnya cukup naik signifikan PTRO (200an hingga 700an) dan MBSS (300an atau stagnan). Sehingga penulis tidak akan melakukan penjualan terhdap saham-saham tersebut dan sekalipun harga batubara stabil dan laporan keuangan PTRO dan MBSS tercatat profit, penulis masih mempertimbangkan untuk menjual saham karena manajemen yang cukup solid. 

SCA yang penulis lakukan dengan membuat dana pegangan dari awal tahun sebesar 20% dari total asset portofolio, dana ini digunakan sebagai antisipasi terhadap kebijakan batas atas dan bawah menjadi 35% (Info Auomatic Rejection BEI 2017). Penulis akan menggunakan dana ini apabila IHSG turun <4500 (angka 4500 ini berdasarkan kondisi Indonesia secara politik sedang tidak baik). Sedangkan untuk dana setiap bulan yang penulis alokasikan untuk average saham pada 2016 akan dipisah dengan komposisi 30:70, dimana 30% dana tersebut akan masuk kepencadangan dan 70% untuk average saham, dengan catatan average dilakukan terhadap saham-saham yang sudah rugi >-10% dan untung >20%. Apablia saham-saham pada portofolio penulis mengalami keuntungan maka penulis akan tetap melakukan average (up) untuk meningkatkan jumlah kepemilikan. Untuk portofolio saham tahun ini tidak akan banyak berubah karena saham-saham yang penulis pilih sudah termasuk kategori value investing.


Untuk pertanyaan/saran :
e-mail :ido_aprilian@yahoo.com

Comments

  1. Smoga strategi 2017 membawa porto pak ido makin maju makin sukses. Keep trying keep improving, we will get there one day.

    Ayo maju bersama pak, senang bisa membaca tulisan pak ido yg bhsnya gampang di cernah. Keep writing dan keep sharing ya pak.

    Menanti update berikutnya dr blog pak ido :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Analisis Fundamental Petrosea Tbk

PT Petrosea adalah perusahaan Pertambangan, Rekayasa dan Konstruksi Nasional Indonesia dengan Kemampuan Internasional. Dengan lebih dari 42 tahun pengalaman dalam Pertambangan, Rekayasa dan Konstruksi, dan Offshore Services Base, Petrosea diakui sebagai salah satu kontraktor terkemuka di Indonesia.

Visi: Menjadi salah satu perusahaan terkemuka yang menyediakan jasa disektor pertambangan, Minyak & Gas serta infrastruktur di asia tenggara.

Misi: Menyediakan solusi yang inovatif disektor pertambangan, Minyak dan Gas serta infrastruktur untuk menciptakan kepuasan bagi seluruh klien dan pemangku kegiatan.



Pemegang saham Petrosea saat ini adalah:

Indika Energy    69.801%
Lo Kheng Hong 11.437%
Masyarakat        18.762%

Penulis berinvestasi di saham Petrosea (PTRO) sejak tahun 2016 (Portofolio November 2016), sejujurnya anak usaha Indika Energy (INDY) ini sudah penulis pantau sejak akhir tahun 2015 silam, ketika harganya masih 220an. Namun penulis belum memutuskan investasi di PTRO dikarenakan v…

Portofolio Oktober 2017

Seperti biasa laporan Bulanan akan saya tulis di blog saya, sebagai pengingat keputusan apa saja yang telah saya lakukan dalam berinvestasi.
Kinerja Portofolio saya cukup membaik, ditopang oleh penguatan harga saham MBSS. Walaupun secara overall masih mengalami rugi disebabkan penurunan harga saham LPPF, TOTL dan AISA. Berikut hasil kinerja portofolio saya per tanggal 28 Oktober 2017:
NAMA AVERAGE LAST % AISA 1555 980 (37.0) BNLI 658 650 (1.2) LPPF 10.600 8600 (18.9) MBSS 391 570 45.4 TOTL 765 695 (8.9) (X) = Sedang dalam keadaan penurunan / rugi


Berikut ulasan untuk portofolio saham saya saat ini :
1. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)

Pertengahan bulan ini, saya menemani orang tua berbelanja bulanan. Saya melihat beberapa beras yang dilabeli tulisan "Beras HET". Uniknya bagi saya adalah tidak hanya beras Maknyus yang

MBSS : Waiting Moment

Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) adalah penyedia solusi logistik dan trasnportasi laut terpadu untuk bahan curah yang terkemuka di Indonesia, secara khusus batubara. memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman dalam bidang usaha ini, MBSS dikenal memiliki reputasi pelayanan dengan kualitas tinggi dan dapat diandalkan. MBSS terutama melayani tambang-tambang batubara terbesar di Indonesia

VISI: Menjadi perusahaan tingkat dunia dalam menyediakan solusi bagi layanan logistik laut dan transshipment yang diakui oleh standarisasi yang tinggi dari menajemen keselamatan, keandalan dan keunggulan operasional.

MISI: Menyediakan solusi yang berkualitas tinggi untuk logistik laut dan transshipment untuk batubara dan barang-barang curah lainnya termasuk minyak dan gas.


Penulis membeli MBSS pada Desember 2016 (Tercatat : Portofolio Des 2016), pada portofolio tersebut, MBSS sebenarnya penulis beli sebagai pengganti SOCI, kenapa SOCI dijual? sudah penulis jelaskan di artikel penulis tersebut, So... Let…